Conmebol Convention Centre & Grand Bourbon Hotel | 2–7 Desember 2024
Pada ajang bergengsi tingkat dunia ini, kami turut berperan dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui partisipasi aktif dalam Sidang Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage) ke-19 UNESCO. Bersama delegasi Indonesia yang didukung oleh Kemendikbudristek, Kementerian Luar Negeri, dan Kemenparekraf, kami ikut serta dalam memperkenalkan warisan budaya nasional ke dunia internasional. Indonesia mengusulkan tiga budaya untuk diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO: Reog Ponorogo, Kebaya, dan Kolintang. Selain itu juga berkontribusi dalam menampilkan kekayaan budaya lainnya seperti Batik, Wayang, seni pertunjukan daerah, dan kuliner tradisional, yang menunjukkan keragaman dan kekuatan identitas budaya bangsa. “Sesi ke-19 ini menandai komitmen global dalam melestarikan dan mempromosikan keragaman budaya takbenda umat manusia.” — UNESCO, 2 Desember 2024
